Teks Sastra Bandingkan, Sastra Versus Non-Sastra

Seringkali kita mengalami kebingungan dalam menelaah atau mengkaji karya sastra bahkan film yang ditonton yang berasal dari karya sastra. Dalam konsep kita, karyanya sih bagus, apalagi tokohnya,belum lagi pesannya, <em>tapi diapakan ya?

Persoalan-persoalan dasar tersebut bukan hanya menghantui seorang pelajar, bahkan kendala ini dapat menghinggapi siapa pun ketika menyusun skripsi, tesis, hingga disertasi, apalagi syarat meletakkan teori sebagai kajian dan pendekatan sebagai telaah apa yang menjadi pokok masalah, membutuhkan energi yang lebih dalam membedahnya.

Novel, cerpen, prosa, puisi, teater, tari, termasuk film dapat dibandingkan satu dengan yang lainnya. Perbandingan merupakan garapan yang menarik dalam kegiatan ilmu apa pun.

Teori-teori besar seringkali terlalu abstrak gambarannya, padahal apa yang teks butuhkan lebih penting dibandingkan dengan alasan apa pun. Konsep tentang perempuan berbeda dengan konsep tentang ketuhanan, nilai-nilai filosofis berbeda kajiannya dari nilai-nilai psikologis.

Ini hanya salah satu buku yang kami tulis, kajiannya relatif lengkap dengan keberagaman teori yang juga menelisik. Judul buku adalah Sastra Bandingan: Menelisik Teks yang ditulis oleh mahasiswa dan dosen Sastra Kontemporer Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Protected by WP Anti Spam